Minggu, 06 Oktober 2013

Stored Procedure

Soal Quiz, Pemrograman Basis Data.

Soal (B):
Buat fungsi/prosedur untuk menghitung jumlah panjang karakter nama yang di-inputkan.

Jawaban:
CREATE OR REPLACE FUNCTION pkarakter(message IN varchar2) RETURN VARCHAR2
IS
jumlah INTEGER := LENGTH(message);    

BEGIN
RETURN jumlah;
END pkarakter;


Untuk menjalankan, perintahnya:
begin
dbms_output.put_line(‘Panjang Karakter = ‘||pkarakter(‘Reza Said’));
end;


 















Sabtu, 28 September 2013

Function pada SQL

Function adalah suatu blok PL/SQL yang memiliki konsep sama dengan procedure, hanya saja pada function terdapat pengembalian nilai (return value). Karena function dapat mengembalikan sebuah nilai, function dapat diakses seperti layaknya sebuah variabel biasa. 
 Berikut macam-macam function pada SQL Server:

1. Fungsi Agregasi/Agregates
  Fungsi yang dihasilkan dari sebuah group data.
a. SUM
Untuk menjumlah suatu kolom tertentu yang telah definisikan dalam perintah select.

Sintaks:
SELECT SUM (nama_kolom) FROM nama_tabel
[WHERE = Kondisi]

Contoh:
SELECT SUM (SKS) FROM Mata_Kuliah
b. COUNT
Untuk menghitung jumlah baris dalam sebuah tabel.

Sintaks:
SELECT COUNT nama_kolom FROM nama_tabel
[WHERE]

Contoh:
SELECT COUNT (*) FROM mahasiswa
SELECT COUNT (SKS) FROM Mata_Kuliah

c. AVG
Untuk menghitung nilai rata – rata dari suatu kolom tertentu yang telah definisikan dalam perintah select.

Sintaks:
SELECT AVG nama_kolom FROM nama_tabel
[WHERE]

Contoh:
SELECT AVG (SKS) FROM Mata_Kuliah

d. MIN
Untuk mengetahui nilai terkecil dari sebuah kolom tertentu dalam perintah select.

Sintaks:
SELECT MIN nama_kolom FROM nama_tabel
[WHERE]

Contoh:
SELECT MIN (SKS) FROM Mata_Kuliah
 
e. MAX
Untuk mengetahui nilai terbesar dari sebuah kolom tertentu dalam perintah select.

Sintaks:
SELECT MAX nama_kolom FROM nama_tabel
[WHERE]

Contoh:
SELECT MAX (SKS) FROM Mata_Kuliah

2. Fungsi Waktu
a. GETDATE
Untuk menampilkan tanggal sekarang.

Contoh:
SELECT GETDATE()

b. DATEADD
Untuk memambah jumlah hari, tanggal atau tahun yang ditentukan.

Sintaks:
DATEADD (datepart, jumlah, tanggal)

Contoh:
SELECT DATEADD (day, 10, getdate())
SELECT DATEADD (Month, 10, getdate())
SELECT DATEADD (Year, 10, getdate())

c. DATEDIFF
Untuk mengetahui rentan waktu (bisa hari, bulan, tahun).

Sintaks:
DATEDIFF (datepart,tanggal_awal, tanggal_akhir)

Contoh:
SELECT DATEDIFF (month, '01/01/2007','01/01/2008')

d. DATENAME
Untuk menampilkan nama hari, bulan atau tahun.

Sintaks:
DATENAME (datepart, tanggal)

Contoh:
SELECT DATENAME (month, getdate()) AS 'Bulan Sekarang'

3. Fungsi Aritmatika
a. SQRT
Untuk mencari akar dari niai tertentu.

Contoh:
SELECT SQRT (100)

b. CEILING
Untuk pembulatan ke atas dari angka desimal.

Contoh:
SELECT CEILING (25.25)
Keterangan: Akan menghasilkan nilai 26

c. FLOOR
Untuk pembulatan ke bawah dari angka desimal.

Contoh:
SELECT FLOOR (25.25)
Keterangan: Akan menghasilkan nilai 25.

4. Fungsi Karakter
a. LOWER dan UPPER

LOWER: mengubah huruf besar ke huruf kecil.
UPPER: mengubah huruf kecil ke huruf besar.

Contoh:
1. SELECT LOWER (Nama) FROM Mahasiswa
2. SELECT UPPER (Nama) FROM Mahasiswa

b. LEN
Untuk menghitung jumlah karakter.

Contoh:
SELECT Nama, LEN (Nama) FROM Mahasiswa

c. LTRIM dan RTRIM
LTRIM: memotong karakter spasi di kiri string.
RTRIM: memotong karakter spasi di kanan string.

Contoh:
SELECT LTRIM ('Employees')
SELECT RTRIM ('Employees')

d. SUBSTRING
Mengambil beberapa karakter dari sebuah deretan string.

Contoh:
SELECT SUBSTRING ('Employees',8,5)
Keterangan:
Mengambil string dari karakter ke 8 sebanyak 5 karakter. Hasilnya adalah ‘Basis’

e. LEFT dan RIGHT
LEFT:  Mengambil beberapa karakter dari kiri.
RIGHT:  Mengambil beberapa karakter dari kanan.
 

Minggu, 22 September 2013

Cursor Pada SQL

Cursor digunakan dalam script PL/SQL untuk menampilkan data yang tersimpan di dalam database. Ada dua macam cursor yaitu implicit cursor (kursor implisit) dan explicit cursor (kursor eksplisit). Implicit cursor adalah cursor yang tidak perlu dideklarasikan pada bagian declaration, sedangkan explicit cursor harus dideklarasikan di bagian declaration
Berikut ini adalah template untuk implicit cursor:
    select [daftar kolom]
    into [daftar variabel]
    from [daftar tabel]
    where [syarat]

contoh:
    select first_name, last_name, salary
    into nama_depan, nama_belakang, gaji
    from employees
    where first_name = ‘Susan’;


Berikut ini adalah contoh script PL/SQL yang menggunakan implicit cursor: 
declare
nama_cari employees.first_name%type;
nama_depan employees.first_name%type;
alamat_email employees.email%type;
telepon employees.phone_number%type;
begin
nama_cari := '&masukkan_nama';
select first_name, email, phone_number
into nama_depan, alamat_email, telepon
from employees
where first_name = nama_cari;
dbms_output.put_line('Nama: '||nama_depan);
dbms_output.put_line('Email:'||alamat_email||'@SemogaJaya.co.id');
dbms_output.put_line('Telepon: '||telepon);
end;
/

Template untuk explicit cursor:
 

declare
cursor [nama_cursor_bebas] is
select [daftar_kolom]
from [daftar_tabel]
where [syarat];

begin
open [nama_cursor_bebas];
loop
fetch [nama_cursor_bebas] into [daftar_variabel];
exit when [nama_cursor_bebas] %notfound;
[aksi_lain]
end loop;
close [nama_cursor_bebas];
end; /


Explicit cursor harus melalui empat tahap yaitu declare, open, fetch dan close. Berikut ini adalah penjelasannya:
  1. Pada tahap declarecursor dideklarasikan pada blok PL/SQL. Cursor perlu dideklarasikan karena sifat cursor yang menyerupai variable (dapat dipanggil dalam blok utama program) namun deklarasi untuk cursor diletakkan setelah deklarasivariable lain, tepat sebelum awal program (begin).
  2. Pada tahap opencursor dibuka (query dalam cursor dieksekusi dan hasilnya ditampung dalam memory).
  3. Pada tahap fetch, satu baris data dalam cursor diambil dan ditransfer ke variable penampung yang ada pada klausa into. Karena jumlah baris data kemungkinan lebih dari satu maka biasanya fetch diletakkan dalam looping yang akan berhenti begitu semua baris data dalam cursor selesai di-fetch ke variable penampung.
  4. Pada tahap closecursor ditutup dan hasil query dalam cursor dihapus dari memory.
Berikut ini adalah contoh script PL/SQL yang menggunakan explicit cursor:
declare
nama_cari employees.first_name%type;
nama_depan employees.first_name%type;
alamat_email employees.email%type;
telepon employees.phone_number%type;
cursor anu is
   select first_name, email, phone_number
   from employees
   where first_name = nama_cari;

begin
nama_cari := '&masukkan_nama';
open anu;
loop
    fetch anu into nama_depan, alamat_email, telepon;
    exit when anu%notfound;
    dbms_output.put_line('Nama: '||nama_depan);
    dbms_output.put_line('Email: '||alamat_email||'@SemogaJaya.co.id');
    dbms_output.put_line('Telepon: '||telepon);
    dbms_output.put_line(‘-----------------------------------------------------------’);

end loop;
close anu;
end;
/ 


SQL Function
Function adalah sebuah blok PL/SQL yang dapat mengembalikan nilai. Maka dari itu dalam pembuatannya harus menggunakan statemen RETURN untuk proses pengembalian nilai. Syntax untuk membuat function :

CREATE OR REPLACE FUNCTION nama_function(parameter_1
tipedata, parameter_2 tipedata, …) IS

RETURN
tipedata_function IS

variabel-variabel_lokal
BEGIN 
Statemen; 
…… 
RETURN nilai_function;
END;

Sumber

Minggu, 15 September 2013

Simbol Operator yang Terdapat di SQL

Berikut daftar dari simbol operator yang ada dalam SQL:
 
1. +, -, *, /            : Penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian
2. %                     : Indikator atribut
3. ‘                       : Pembatas karakter string
4. .                       : Pemilih komponen
5. (,)                     : Ekspresi atau daftar delimiter (pembatas)
6. :                       : Indikator variabel host
7. ,                       : Pemisah item
8. ”                       : Pembatas dengan bentuk Quote
9. =                      : Operator relasi
10. @                  : Indikator Akses kendali
11. ;                     : Pemisah Pernyataan
12. :=                   : Operator Penugasan
13. =>                  : Operator Asosiasi
14. ||                    : Operator penggabungan
15. **                   : Operator perkalian
16. <<,>>            : Label delimiter (begin and end)
17. /*,*/                : Pembatas banyak baris komentar( begin and end)
18. —                  : Indikator satu baris komentar
19. ..                    : Operator rentang
20. <,>,<=,>=      : Operators relasional
21. <>,’=,~=,^=    : Versi lain dari NOT EQUAL

Macam-Macam Query Pada Database (Oracle)

Berikut adalah macam jenis query yang dapat diinputkan pada database Oracle:

1.     Create Database
Digunakan untuk membuat database baru.
Syntax:
CREATE DATABASE database_nama
Contoh:
CREATE DATABASE kumpulan 

2.     Create Table
Digunakan untuk membuat tabel data baru dalam sebuah database.
Syntax:
CREATE TABLE
(
 Column_name1 table_nama data_type
 Column_name2 table_nama data_type
 Column_name3 table_nama data_type
 )
Contoh:
CREATE TABLE bukuku
(
Id int,
Nama varchar (255),
Email varchar(50),
Kota varchar(255)
)
 
3.     Select
Digunakan untuk memilih data dari table database.
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
Atau
SELECT * FROM table_name
Contoh 1:
 SELECT nama,email FROM bukutamu
 Contoh 2:
SELECT * FROM bukutamu

4.     Select Distinct

Digunakan untuk memilih data-data yang berbeda (menghilangkan duplikasi) dari sebuah table database.
Syntax:
SELECT DISTINCT column_name(s)
FROM table_name
Contoh:
SELECT DISTINCT kota FROM bukutamu

 5.     Where
Digunakan untuk memfilter data pada perintah Select.
Syntax:
SELECT column name(s)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota=’YOGYAKARTA’

6.     Order By
Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom (field) tertentu. Secara default, urutan tersusun secara ascending (urut kecil ke besar). Anda dapat mengubahnya menjadi descending (urut besar ke kecil) dengan menambahkan perintah DESC.
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
ORDER BY column_name(s) ASC|DESC
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY nama

Contoh 2:
 SELECT * FROM bukutamu
ORDER BY id DESC

7.     Like
Digunakan bersama dengan perintah Where, untuk proses pencarian data dengan spesifikasi tertentu.
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name LIKE pattern
Contoh 1:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’

Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf depan “a”.
Contoh 2:

SELECT * FROM bukutamu
WHERE nama LIKE ‘a%’
Keterangan :
Contoh di atas digunakan untuk pencarian berdasarkan kolom nama yang berhuruf belakang “a”.
 
8.     In

Digunakan untuk pencarian data menggunakan lebih dari satu filter pada perintah Where.
Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name IN (value1,value2, . . .)
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE kota IN (‘Yogyakarta’,’Jakarta’)

9.     Between
Digunakan untuk menentukan jangkauan pencarian.
Syntax  dasar:
SELECT column_name(s)
FROM table_name
WHERE column_name
BETWEEN value1 AND value2
Contoh:
SELECT * FROM bukutamu
WHERE id
BETWEEN 5 and 15

Keterangan:
Contoh di atas digunakan untuk mencari data yang memiliki nomor id antara 5 dan 15.

10.    Insert Into
Digunakan untuk menambahkan data baru di tabel database.
Syntax dasar :
INSERT INTO table_name
VALUES (value1,value2,value3, . . .)
Atau
INSERT INTO table_name (column1,column2,column3, . . .)
VALUES (value1,value2,value3, . . .)
Contoh 1:
INSERT INTO bukutamu
VALUES (1,’Arini’,’arini@mail.com’,’Yogyakarta’)
Contoh 2:
INSERT INTO bukutamu (id,nama,email,kota)
VALUES (1,’Arini’,’arini@mail.com’,’Yogyakarta’)

11.       Update
Digunakan untuk mengubah/memperbarui data di tabel database.
Syntax:
UPDATE table_name
SET column1=value,column2=value, . . .
WHERE some_column=some_value
Contoh:
UPDATE bukutamu
SET email=’arini@yahoo.com’, kota=’Jakarta’
WHERE

12.       Delete
Digunakan untuk menghapus data di table database. Tambahkan perintah Where untuk memfilter data-data tertentu yang akan dihapus. Jika tanpa perintah Where, maka seluruh data dalam tabel akan terhapus.
Syntax:
DELETE FROM table_name
WHERE some_column=some_value
Contoh:
DELETE FROM bukutamu
WHERE id=1
 
13.       Inner Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dengan cara menggabungkan 2 buah tabel atau lebih menggunakan pasangan data yang match pada masing-masing tabel. Perintah ini sama dengan perintah join yang sering digunakan.
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
INNER JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column-name
contoh:
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
INNER JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

14.       Left Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kiri (nama tabel pertama) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kanan (nama tabel kedua).
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
LEFT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2.
column_name
contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
LEFT JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

15.       Right Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data dari tabel kanan (nama tabel kedua) yang tidak ada pasangan datanya pada tabel kiri (nama tabel pertama).
Syntax:
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
RIGHT JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
contoh:
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.emailmorder.no_order
FROM bukutamu
RIGHT JOIN order
ON bukutamu.id=order.i
ORDER BY bukutamu.nama

16.       Full Join
Digunakan untuk menghasilkan baris data jika ada data yang sama pada salah satu tabel.
Syntax :
SELECT column_name(s)
FROM table_name1
FULL JOIN table_name2
ON table_name1.column_name=table_name2
column_name
Contoh :
SELECT bukutamu.nama,bukutamu.email,order.no_order
FROM bukutamu
FULL JOIN order
ON bukutamu.id=order.id
ORDER BY bukutamu.nama

17.       Union
Digunakan untuk menggabungkan hasil dari 2 atau lebih perintah Select.
Syntax dasar :
SELECT column_name(s)FROM table_name1
UNION column_name(s) FROM table_name2
Atau
SELECT column_name(s) FROM table_name1
UNION ALL
SELECT column_name(s) FROM table_name2
Contoh :
SELECT nama FROM mhs_kampus1
UNION
SELECT nama FROM mhs_kampus2

18.       Alter Table
Digunaka untuk menambah, menghapus, atau mengubah kolom (field) pada tabel yang sudah ada.
Syntax untuk menambah kolom:
ALTAR TABLE table_name
ADD column_name datatyoe
Contoh :
ALTER TABLE Persons
ADD DateOfBirth date

Syntax untuk menghapus kolom:
ALTER TABLE table_name
DROP COLUMN column_name
Contoh :
ALTER TABLE Persons
DROP COLUMN DateOfBirth
 

Syntax untuk mengubah kolom:
ALTER TABLE table_name
ALTER TABLE clumn_name datatype
Contoh :
ALTER TABLE Persons
ALTER COLUMN DateOfBirth year

19.       Now ()
Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu (tanggal dan jam saat ini.)
Syntax dasar :
Now()
Contoh :
SELECT NOW()

20.       Curdate
Digunakan unutk mendapatkan informasi tanggal saat ini.
Syntax:
Curdate()
Contoh :
SELECT CURDATE()

21.       Curtime()
Digunakan untuk mendapatkan informasi jam saat ini.
Syntax :
Curtime()
Contoh :
SELECT CURTIME()

22.       Extract()
Digunakan untuk mendapatkan informasi bagian-bagian dari data waktu tertentu, seperti tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik tertentu.
Syntax dasar:
Extract(unit FROM date)
Parameter unit dapat berupa:
MICROSECOND
SECOND
MINUTE
HOUR
DAY
WEEK
MONTH
QUARTER
YEAR
SECOND_MICROSECOND
MINUTE_SECOND
HOUR_MICROSECOND
HOUR_SECOND
HOUR_MINUTE
DAY_MICROSECOND
DAY_SECOND
DAY_MINUTE
DAY_HOUR
YEAR_MONTH
Contoh:
SELECT EXTRACT (YEAR FROM tglorder( AS Th_Order, EXTRACT (MONTH FROM tglorder) AS Bulan_Order,EXTRACT (FAY FROM tglorder AS Hari_Order)
FROM order

23.       Date_Add() dan Date_Sub()
Fungsi Date_Add() digunakan unutk menambahkan interval waktu tertentu pada sebuah tanggal, sedangkan fungsi Date_Sub() digunakan untuk pengurangan sebuah tanggal dengan interval tertentu.
Syntax dasar:
DATE_ADD (date,INTERVAL expr type)
DATE_SUB (date,INTERVAL expr type)
Tipe data parameter INTERVAL dapat berupa:
MICROSECOND
SECOND
MINUTE
HOUR
DAY
WEEK
MONTH
QUARTER
YEAR
SECOND_MICROSECOND
MINUTE_MICROSECOND
MINUTE_SECOND
HOUR_MICROSEDOND
HOUR_SECOND
HOUR_MINUTE
DAY_MICROSECOND
DAY_SECOND
DAY_MINUTE
DAY_HOUR
YEAR_MONTH

Contoh 1:
SELECT id,DATE_ADD (tglorder,INTERVAL 30 DAY)
AS Waktu_pembayaran
FROM order
Contoh 2:
SELECT id,DATE_SUB(tglorder,INTERVAL 5 DAY)
AS Pengurangan_Waktu
FROM order

24.       DateDiff()
Digunakan untuk mendapatkan informasi waktu di antara 2 buah tanggal.
Syntax dasar:
DATEIFF(date1,date2)
Contoh:
SELECT DATEIFF(‘2010-06-30’,’2010-06-29’)
AS Selisih_waktu

25.       Date_Format()
Digunakan untuk menampilkan informasi jam dan tanggal dengan format tertentu.

Syntax dasar:
DATE_FORMAT(date,format)
Parameter format dapat berupa:
%a, nama hari yang disingkat
%b, nama bulan yang disingkat
%c, bulan (numerik)
%D hari dalam sebulan dengan format English
%d, hari dalam sebulan (numerik 00-31)
%e, hari dalam sebulan (numerik 0-31)
%f, micro detik
%H, jam (00-23)
%h, jam (01-12)
%I, jam (01-12)
%i, menit (00-59)
%j, hari dalam setahun (001-366)
%k, jam (0-23)
%l, jam (1-12)
%M, nama bulan
%m, bulan (numerik 00-12)
%p, AM atau PM
%r, waktu jam dalam format 12 jam (hh:mm:ss AM or PM)
%S, detik (00-59)
%s, detik (00-59)
%T, waktu jam dalam format 24 jam (hh:mm:ss)
%U, minggu (00-53) dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu
%u, minggu (00-53) dimana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu
%W, nama hari kerja
%w, hari dalam seminggu (0=Sunday, 6=Saturday)
%X, tahun dalam seminggu dimana Sunday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %V
%x, tahun dalam seminggu di mana Monday sebagai hari pertama dalam seminggu (4 digits) digunakan dengan %v
%Y, tahun 4 digit
%y, tahun 2 digit
Contoh:
DATA_FORMAT (NOW(),’%b %d %Y %h : %i %p’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%m-%d-%Y’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y’)
DATE_FORMAT (NOW(),’%d %b %Y %T : %f’)

26.       Drop Table

Digunakan untuk menghapus tabel beserta seluruh datanya.
Syntax dasar:
DROP TABLE table_name
Contoh:
DROP TABLE mhs 

27.       Drop Database()
Digunakan untuk menghapus database.
Syntax dasar:
DROP DATABASE database_name
 
28.       AVG()
Digunakan untuk menghitung nilai-rata-rata dari suatu data.
Syntax dasar:
SELECT  AVG (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT AVG(harga) AS Harga_rata2FROM order

29.       Count()

Digunakan untuk menghitung jumlah (cacah) suatu data.
Syntax dasar:
SELECT COUNT (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT COUNT(id) AS Jumlah_tamu FROM bukutamu

30.       Max()
Digunakan untuk mendapatkan nilai terbesar dari data-data yang ada.
Syntax dasar:
SELECT MAX (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT MAX(harga) AS Harga_termahal FROM order
 
31.       Min()
Digunakan untuk mendapatkan nilai terkecil dari data-data yang ada.
Syntax dasar:
SELECT MIN (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT MIN(harga) AS Harga_termurah FROM order

32.       Sum()
Digunakan untuk mendapatkan nilai total penjumlahan dari data-data yang ada.
Syntax dasar:
SELECT SUM (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT SUM(harga) AS Harga_total FROM order

33.       Group By()
Digunakan untuk mengelompokkan data dengan kriteria tertentu.
Syntax dasar:
SELECT column_name,aggregate_function(column_name)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
GROUP BY column_name
Contoh:
SELECT nama_customer,SUM(harga) 

FROM order 
GROUP BY nama_customer

34.       Having()
Digunakan untuk memfilter data dengan fungsi tertentu.
Syntax dasar:
SELECT column_name,aggregate_function(column_name)
FROM table_name
WHERE column_name operator value
GROUP BY column_name
HAVING aggregate_function(column_name) operator value
Contoh:
SELECT nama_customer,SUM(harga) FROM order
WHERE nama_customer=’Arini’ OR nama_customer=’Maheswari’
GROUP BY nama_customer
HAVING SUM (harga)>25000

35.       Ucase()
Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf besar.
Syntax dasar:
SELECT UCASE (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT UCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

36.       Lcase()
Digunakan untuk mengubah huruf pada data tertentu menjadi huruf kecil.
Syntax dasar:
SELECT LCASE (column_name) FROM table_name
Contoh:
SELECT LCASE(nama) as Nama FROM bukutamu

37.       Mid()
Digunakan untuk mengambil beberapa karakter dari field teks.
Syntax dasar:
SELECT MID(column_name,start[,length]) 

FROM table_name
Contoh:
SELECT MID (kota,1,4) as singkatan_kota 

FROM Bukutamu

38.       Len()
Digunakan unutk mendapatkan informasi jumlah karakter dari field teks.
Syntax dasar:
SELECT LEN (column_name) 

FROM table_name
Contoh:
SELECT LEN(nama) as panjang_nama
FROM bukutamu
 
39.       Round()
Digunakan untuk pembuatan bilangan pecahan
Syntax dasar:
SELECT ROUND (column_name,decimals)
FROM table_name
Contoh:
SELECT no_mhs, ROUND (nilai,0) as nilai_bulat
FROM tnilai