Pentingnya
Informasi dalam Pengambilan Keputusan
Seringkali dalam hidup, kita sebagai manusia dihadapkan
dalam situasi yang memaksa untuk harus membuat, memilih, mengambil atau
menentukan suatu pilihan / keputusan. Tentunya, keputusan yang kita pilih
haruslah yang tepat bagi kita. Namun bagaimana kita menentukan, apakah
keputusan itu adalah keputusan yang benar, bukan keputusan yang tidak tepat?
Begitu pula dalam pekerjaan. Sebagai karyawan /
bagian dari perusahaan, kita juga dituntut agar dapat mengambil keputusan yang
tepat, bahkan harus menentukan suatu keputusan dengan cepat, agar suatu
perusahaan dapat terus berjalan dengan optimal atau agar tetap bisa bersaing
kompetitif dengan perusahaan lain. Nah, sama seperti di atas, bagaimana seorang
pekerja dapat menentukan sebuah keputusan dengan tepat?
Untuk dapat menentukan sebuah keputusan dengan
benar, seorang manajer dapat menggunakan informasi. Apa itu informasi? Informasi
adalah data-data yang telah dikumpulkan, lalu diproses sehingga memiliki makna atau
arti dan nilai yang bermanfaat. Data seperti pada umumnya, adalah kumpulan
fakta atau kejadian, yang masih belum memiliki arti, sehingga masih perlu untuk
diolah.
Dengan informasi, seorang manajer dalam sebuah
perusahaan dapat menentukan keputusan apa yang harus diambil dalam suatu waktu.
Dengan informasi, manajer bisa mengerti banyak hal, seperti kondisi keuangan
perusahaan, para karyawan, daya saing perusahaan, dan lain-lain pada saat
seorang manajer harus ambil keputusan. Manajer bisa menentukan langkah yang
tepat untuk perusahaan kedepannya, memutasi karyawan, mengubah strategi
perusahaan dan banyak lagi.
Namun, tentunya, informasi yang didapat oleh
manajer haruslah informasi yang tepat atau data yang valid. Jika tidak,
perusahaan bisa “salah arah” dengan mengambil keputusan yang salah. Itu semua
tergantung dari kinerja para karyawan atau pegawai perusahaannya. Karyawan harus
bisa bekerja optimal untuk menyediakan data atau informasi yang tepat. Jangan sampai
perusahaan kekurangan data saat harus menentukan suatu keputusan, yang
berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Berlaku sebaliknya. Jika data
terlalu banyak, bisa saja keputusan yang dibuat akan memakan waktu yang lebih
lama.
Untuk mengatasinya,
dapat diberi pelatihan pekerjaan kepada para karyawan. Dengan adanya pelatihan,
para karyawan diharapkan dapat lebih baik dalam menyajikan data yang tepat. Juga
tidak lain, seorang manajer harus memiliki hubungan yang baik dengan para
karyawannya. Jika hubungan antara manajer – karyawan terjalin dengan baik, para
karyawan akan merasa nyaman dalam bekerja, yang secara tidak langsung berdampak
pada kemampuan bekerjanya.
Jadi, dapat disimpulkan, informasi sangat
penting dalam pengambilan suatu keputusan. Dengan informasi, keputusan yang
tepat dapat ditentukan. Namun informasi yang ada juga harus valid dan tepat,
agar keputusan yang diambil juga benar bagi perkembangan perusahaan.