Selasa, 09 April 2013

Tugas Sistem Informasi Manajemen (SIM)


Pentingnya Informasi dalam Pengambilan Keputusan


Seringkali dalam hidup, kita sebagai manusia dihadapkan dalam situasi yang memaksa untuk harus membuat, memilih, mengambil atau menentukan suatu pilihan / keputusan. Tentunya, keputusan yang kita pilih haruslah yang tepat bagi kita. Namun bagaimana kita menentukan, apakah keputusan itu adalah keputusan yang benar, bukan keputusan yang tidak tepat?

Begitu pula dalam pekerjaan. Sebagai karyawan / bagian dari perusahaan, kita juga dituntut agar dapat mengambil keputusan yang tepat, bahkan harus menentukan suatu keputusan dengan cepat, agar suatu perusahaan dapat terus berjalan dengan optimal atau agar tetap bisa bersaing kompetitif dengan perusahaan lain. Nah, sama seperti di atas, bagaimana seorang pekerja dapat menentukan sebuah keputusan dengan tepat?

Untuk dapat menentukan sebuah keputusan dengan benar, seorang manajer dapat menggunakan informasi. Apa itu informasi? Informasi adalah data-data yang telah dikumpulkan, lalu diproses sehingga memiliki makna atau arti dan nilai yang bermanfaat. Data seperti pada umumnya, adalah kumpulan fakta atau kejadian, yang masih belum memiliki arti, sehingga masih perlu untuk diolah.

Dengan informasi, seorang manajer dalam sebuah perusahaan dapat menentukan keputusan apa yang harus diambil dalam suatu waktu. Dengan informasi, manajer bisa mengerti banyak hal, seperti kondisi keuangan perusahaan, para karyawan, daya saing perusahaan, dan lain-lain pada saat seorang manajer harus ambil keputusan. Manajer bisa menentukan langkah yang tepat untuk perusahaan kedepannya, memutasi karyawan, mengubah strategi perusahaan dan banyak lagi.

Namun, tentunya, informasi yang didapat oleh manajer haruslah informasi yang tepat atau data yang valid. Jika tidak, perusahaan bisa “salah arah” dengan mengambil keputusan yang salah. Itu semua tergantung dari kinerja para karyawan atau pegawai perusahaannya. Karyawan harus bisa bekerja optimal untuk menyediakan data atau informasi yang tepat. Jangan sampai perusahaan kekurangan data saat harus menentukan suatu keputusan, yang berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Berlaku sebaliknya. Jika data terlalu banyak, bisa saja keputusan yang dibuat akan memakan waktu yang lebih lama.

 Untuk mengatasinya, dapat diberi pelatihan pekerjaan kepada para karyawan. Dengan adanya pelatihan, para karyawan diharapkan dapat lebih baik dalam menyajikan data yang tepat. Juga tidak lain, seorang manajer harus memiliki hubungan yang baik dengan para karyawannya. Jika hubungan antara manajer – karyawan terjalin dengan baik, para karyawan akan merasa nyaman dalam bekerja, yang secara tidak langsung berdampak pada kemampuan bekerjanya.

Jadi, dapat disimpulkan, informasi sangat penting dalam pengambilan suatu keputusan. Dengan informasi, keputusan yang tepat dapat ditentukan. Namun informasi yang ada juga harus valid dan tepat, agar keputusan yang diambil juga benar bagi perkembangan perusahaan.